BKH UNIPMA Perkuat Koordinasi Program Studi melalui Pembahasan Konversi SKS Program Internasional 

UNIPMA – Biro Kerja Sama dan Humas (BKH) Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) memperkuat koordinasi dan sinergi bersama program studi melalui pembahasan persamaan persepsi terkait konversi Satuan Kredit Semester (SKS) program internasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Senin (14/9/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Pembahasan tersebut melibatkan para ketua program studi (Kaprodi) di lingkungan UNIPMA sebagai bagian dari upaya menyelaraskan pemahaman mengenai mekanisme konversi SKS mahasiswa yang mengikuti program internasional. Koordinasi antara BKH dan program studi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan secara terarah dan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.

Materi yang dibahas mencakup persamaan persepsi mengenai konversi SKS mahasiswa pada sejumlah program internasional, yaitu SEA-Teacher, Magang Taiwan, dan International Credit Transfer (ICT). Ketiga program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan pembelajaran di lingkungan internasional.

Konversi SKS menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan mobilitas dan program internasional mahasiswa. Penyamaan persepsi antara BKH dan program studi diharapkan dapat memberikan kejelasan dalam proses pengakuan kegiatan akademik mahasiswa yang mengikuti program di luar kampus maupun luar negeri.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara BKH dan program studi untuk membahas kebutuhan serta tantangan dalam pelaksanaan program internasional. Koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung kelancaran layanan akademik bagi mahasiswa peserta program.

Melalui kegiatan ini, BKH UNIPMA terus memperkuat sinergi dengan program studi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Pengelolaan program internasional yang terkoordinasi diharapkan dapat memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman global sekaligus mendapatkan pengakuan akademik atas kegiatan yang diikuti.