KONSELING PSIKOEDUKATIF ANAK SLOW LEARNER 

Buku ini lahir dari keprihatinan sekaligus kepedulian penulis terhadap kondisi anak slow learner yang sering kali luput dari perhatian khusus di sekolah reguler, padahal mereka memerlukan pendampingan yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. 

Anak slow learner memiliki kecepatan belajar yang lebih lambat dibandingkan teman sebayanya, namun bukan tergolong anak dengan hambatan kecerdasan. Kondisi ini kerap menimbulkan tekanan psikologis, rendahnya rasa percaya diri, dan rendahnya harga diri (self-esteem) apabila tidak ditangani secara tepat. Konseling psikoedukatif hadir sebagai salah satu pendekatan yang memadukan unsur konseling dan edukasi secara terintegrasi, sehingga anak slow learner tidak hanya dibantu secara akademik, tetapi juga secara emosional dan sosial.

Buku ini disusun secara sistematis, dimulai dari kajian konseptual mengenai anak slow learner, kerangka pendidikan inklusif di Indonesia, konsep dasar konseling psikoedukatif, teori self-esteem, hingga rancangan program yang bersifat aplikatif dan dapat diadaptasi oleh guru bimbingan dan konseling, guru kelas, kepala sekolah, maupun orang tua. Penulis berharap buku ini dapat menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan inklusif, khususnya bagi peserta didik slow learner pada jenjang pendidikan dasar.